Selasa, 20 April 2010 11:21 WIB Hukum,News Share :

KY akan kaji putusan praperadilan Bibit-Chandra

Jakarta— Komisi Yudisial (KY) akan mengkaji putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang memenangkan praperadilan Anggodo Widjojo. KY akan meminta turunan putusan yang mengharuskan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah diajukan ke pengadilan.

“Saya belum membaca putusan itu. Kita akan mengkaji nanti. Tetapi, kita sebelumnya akan meminta turunan putusannya. Itu kalau kawan-kawan di KY setuju,” kata anggota KY, Zainal Arifin, Selasa (20/4).

Hal senada disampaikan oleh anggota KY Soekotjo Soeparto. Menurut dia, KY siap mengkaji jika hal itu diinginkan oleh sejumlah pihak.

“Kalau itu yang diinginkan (mengkaji), yang pertama kali dilakukan kita akan meminta kepada ketua pengadilan turunan putusannya, baru dipelajari,” kata Soekotjo.

Soekotjo mengimbau putusan tersebut tidak dipolitisir. “Menang dan tidak, itu biasa. Jangan dipolitisir. Jangan selalu menyalahkan hakim sebelum memberi kita kesempatan untuk melakukan pengkajian,” ujar Soekotjo.

PN Jaksel mengabulkan gugatan Anggodo terkait dikeluarkannya SKPP Bibit-Chandra oleh Kejaksaan. Alhasil, perkara pimpinan KPK tersebut harus dilanjutkan ke pengadilan.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Editor,Setter,Ilustrator, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…