Selasa, 20 April 2010 20:00 WIB Klaten Share :

Kawanan pencuri satroni toko kelontong milik anggota Dewan

Klaten (Espos)–Toko kelontong Ghifari milik anggota DPRD Klaten, Sri Indiastuti disatroni kawanan maling, Selasa (20/4) dini hari. Akibatnya, anggota Fraksi Partai Demokrat ini mengalami kerugian senilai Rp 27 juta.

Aksi pencurian itu kali pertama diketahui oleh karyawan toko, Indri Kurniawati, 19, ketika hendak membuka toko klontong yang beralamat di Dukuh Lor Pasar, Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Klaten sekitar pukul 07.30 WIB. Kala itu, Indri sudah curiga saat mendapati pengait kunci gembok dalam keadaan patah di depan pintu toko. Saat memasukinya, Indri dikagetkan dengan kondisi toko yang berantakan. Sejumlah barang dagangan seperti 57 tabung gas elpiji seberat 3 kg, puluhan slop rokok, satu unit perangkat personal computer (PC), serta sejumlah dagangan lain raib dari tempatnya.

Mendapati barang-barang dalam toko sudah raib, Indri lantas melaporkan kepada pemilik toko. Suami Sri Indiastuti, Untung Sriyanto lantas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Polanharjo.

Jajaran Polsek Polanharjo yang mendapati laporan itu langsung menuju lokasi. Kapolsek Polanharjo, AKP Valentinus BW memimpin langsung jalannya olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari keterangan sejumlah saksi, diduga kawanan pencuri itu menjalankan aksi dengan mengendarai mobil Suzuki APV berwarna silver. Salah seorang saksi pernah melihat mobil tersebut parkir di depan toko klontong tersebut pada malam harinya. Akan tetapi, tidak diketahui plat Nopol dari kendaraan tersebut. Untuk memotong pengait kunci gembok, diduga kawanan pencuri itu menggunakan gunting seng.

Kapolres Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa melalui Kaposek Polanharjo, AKP Valentinus BW membenarkan kejadian tersebut. Akibat dari aksi pencurian tersebut, Sri Indiastuti mengalami kerugian senilai Rp 27 juta.

mkd

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…