Selasa, 20 April 2010 12:47 WIB Internasional Share :

Brasil minta dua warganya tak dihukum mati

Brasil— Pemerintah Brasil meminta pemerintah Indonesia untuk mengampuni jiwa dua warga Brasil yang divonis mati. Kedua warga Brasil itu dihukum mati atas penyelundupan narkoba.

Permintaan itu disampaikan Menteri Kehakiman Brasil Luiz Paulo Barreto.

“Kami meminta agar mereka tidak dieksekusi. Ini akan mengejutkan di negara kami, mengingat Brasil tidak memiliki hukuman mati dan belum pernah ada warga Brasil yang dieksekusi di luar Brasil,” kata Barreto dalam statemennya seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (20/4).

Ditambahkan Barreto, dirinya telah membicarakan masalah itu dengan Menteri Hukum dan HAM RI, Patrialis Akbar saat konferensi pencegahan kejahatan PBB di Brasilia, Brasil.

Kedua warga Brasil terpidana mati tersebut adalah Rodrigo Gularte, 37, seorang peselancar dan Marco Archer Cardoso Moreira, 48, seorang instruktur selancar angin. Kedua pria itu ditangkap saat mencoba masuk ke Indonesia dengan membawa 19 kilogram kokain. Narkoba tersebut disembunyikan dalam peralatan selancar mereka.

Saat ini total 80 warga asing dari 16 negara tengah menunggu eksekusi mati di Indonesia, termasuk kedua warga Brasil itu.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…