Selasa, 20 April 2010 11:04 WIB Internasional Share :

Bom meledak di Pakistan, 25 orang tewas

Pakistan— Sedikitnya 25 orang termasuk sejumlah pejabat kepolisian tewas setelah sebuah bom meledak saat ada protes massa di Pakistan tenggara. Sementara 30 lainnya cidera dalam serangan di Kota Tua Peshawar.

Pejabat pemerintah setempat, Selasa (20/4), mengatakan ledakan tersebut dipercaya berasal dari bom bunuh diri. Koresponden Al Jazeera Kamal Hyder melaporkan dari Islamabad, ” Di sana ada  demonstrasi besar melawan pemotongan kekuasaan Pakistan.”

“Banyak orang berkerumun di bazaar ketika ledakan menghantam, Senin (19/4). Seorang pejabat kepolisian senior tewas akibat ledakan tersebut,” katanya. Selain itu, para pemrotes dipercaya juga tewas.

Shafqat Malik, kepala urusan bom, mengatakan kepada para wartawan ledakan disebabkan oleh seorang pelaku bom bunuh diri mengenakan rompi berisi bom biji baja, bantalan bola dan enam sampai delapan kilogram bahan peledak.” “Kami menutup kepala dan lengan penyerang,” katanya.

Polisi dan pejabat pemerintah menuduh Taliban sebagai pelaku ledakan bom.

“Para teroris itu binatang, mereka hanya bertujuan menumpahkan darah,” ujar Mian Iftikhar Hussain, menteri informasi provinsi. Namun Siraj ul-Haq, wakil kepala Jamar-e-Islamiya membantah para pejuang Taliban sebagai pelaku serangan.

“Ada banyak kelompok dan agen yang terlibat dalam terorisme, pemerintah harus bertanggung jawab melindungi warga,” katanya.

tempointeraktif/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…