Selasa, 20 April 2010 12:32 WIB Ekonomi Share :

Bentuk PTSP, Indonesia permudah investasi

Jakarta— Urusan investasi di Indonesia kini semakin dipermudah. Mulai tahun ini pemerintah membentuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Direktur Deregulasi Pelayanan Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal, Tamba P Hutapea mengatakan, kemudahan ini diberikan untuk mencapai target investasi Indonesia yang mencapai Rp 2.000 triliun per tahun. Sejumlah peraturan telah diterbitkan BKPM terkait kemudahan masuknya investasi ini.

Tamba mencontohkan, salah satu peraturan yang telah terbit itu adalah Peraturan Kepala BKPM nomor 11 tahun 2009 tentang Tata Cara Pelaksanaan, Pembinaan, dan Pelaporan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di bidang Penanaman Modal.

“Peraturan ini memiliki tujuan memberikan kemudahan dalam pelayanan, fasilitas fiskal dan informasi penanaman modal,” kata Tamba dalam seminar ‘Jalur Cepat’ Berinvestasi di Indonesia di Graha Niaga, Jakarta, Selasa (20/4).

Diharapkan melalui peraturan ini, kata dia, investor tak lagi-lagi mengeluh dan pusing karena adanya benturan payung hukum dan proses birokrasi yang rumit.

Melalui perbaikan ini pula, dia melanjutkan, posisi berinvestasi di Indonesia yang masih berada di urutan belakang, bisa lebih baik. Pasalnya, Indonesia saat ini tercatat masih berada di urutan ke 122 dalam hal kemudahan berinvestasi. Urutan ini kalah dibandingkan dengan Malaysia yang menempati posisi 22, Thailand yang diposisi 17, Vietnam posisi 93, dan Singapura pada posisi pertama.

Dengan pelayanan satu pintu, kata dia, diharapkan semakin meningkatkan keinginan berinvestasi investor. “Ini karena semua proses pengelolaannya, mulai dari permohonan sampai terbitnya dokumen dalam satu tempat,” ujar dia.

vivanews/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…