Senin, 19 April 2010 19:51 WIB Klaten Share :

Sekap pemilik rumah, perampok gasak Rp 9 juta

Klaten (Espos)–Seorang perampok berhasil menggasak uang senilai Rp 9 juta dan sejumlah perhiasan seberat 29 gram setelah menyekap Sri Suranti, 50, di rumahnya Dukuh Putatan, Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Klaten, Senin (19/4) pagi.
Informasi yang dihimpun Espos menyebutkan, Suranti beserta suaminya, Kamto, 50 pergi ke sawahnya sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar pukul 08.30 WIB, Kamto meminta istrinya pulang untuk mengambil uang guna membeli pupuk tanaman padinya. Sesampainya di rumah, Suranti didatangi oleh seseorang pria yang tidak dikenalnya. Mengetahui Suranti sedang membawa uang, pria tak dikenal tersebut langsung menendang Suranti hingga jatuh tersungkur.

Suranti berusaha berteriak minta tolong, akan tetapi sang perampok langsung menyekap mulut Suranti dengan kain. Tak hanya itu, kedua tangan Suranti juga diikat. Sementara kedua kaki korban diikat dengan salah satu kaki meja di rumahnya. Suranti tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa pasrah saat perampok itu berhasil membawa sejumlah uang dan perhiasan miliknya.

Kamto yang masih berada di sawah merasa penasaran dengan istrinya yang tidak kunjung kembali setelah satu jam lamanya. Dia lantas pulang dan mendapati istrinya dalam keadaan tersekap dengan kedua tangan dan kaki terikat. Mengetahui hal itu, Kamto langsung melaporkan ke Mapolsek Ceper. “Warga baru mengetahui kejadian itu setelah Kamto pulang dari sawahnya,” tutur Agung, 46, salah seorang tetangga korban.
Kapolsek Ceper, AKP Sri Wiraden mewakili Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa mengatakan, pelaku berpura-pura menjadi tamu sebelum melakukan aksinya. Menurutnya, korban mengaku telah kehilangan uang senilai Rp 9 juta dan sejumlah perhiasan seberat 29 gram. Diperkirakan total kerugian yang diderita korban mencapai belasan juta rupiah.
Dari keterangan yang dihimpun, pelaku perampokan mempunyai ciri-ciri berperawakan tinggi kurus, berkulit kuning, bertato di kedua lengannya, dan tidak membawa senjata tajam. “Kami bekerja sama dengan Polres Klaten masih mengusut kasus ini,” tutur Kapolsek.

mkd

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…