Senin, 19 April 2010 10:20 WIB News Share :

Sakit, Nunun kembali tak dapat bersaksi

Jakarta – Nunun Nurbaeti hari ini, Senin (19/4) tidak dapat memenuhi panggilan terakhir untuk bersaksi dalam sidang kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. Kondisi Nunun tidak memungkinkan dan masih menjalani perawatan di Singapura.

“Dia masih di Singapura, masih perawatan. Jadi bagaimana bisa dihadirkan,” kata kuasa hukum Nunun, Partahi Sihombing, Senin.

Menurut dia, pengacara Nunun sudah memberikan keterangan yang jelas dan benar perihal sakitnya istri eks Wakapolri Komjen Pol Adang Darajatun.

“Ya terserah KPK bagaimana nanti. Kita sudah melakukan surat menyurat beberapa kali dan saya rasa itu sudah cukup,” kata Partahi.

Partahi mengatakan, kondisi Nunun tidak memungkinkan untuk hadir. “Sebagai kuasa hukum ya mau bagaimana lagi. Yang penting, kita sudah memberikan keterangan dan memang kondisinya tidak dapat dipaksakan,” ujar dia.

Nunun sudah tiga kali berturut-turut tidak hadir sebagai saksi. Majelis hakim memberikan kesempatan terakhir bagi Nunun untuk hadir pada sidang hari ini.

dtc/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…