wordpress.com
Senin, 19 April 2010 17:20 WIB Solo Share :

RSUD di Solo batal dibangun

Solo (Espos)--Pembangunan RSUD di Ngipang Banjarsari yang direncanakan tahun 2010 ini kembali batal dilaksanakan. Pasalnya, segala persyaratan administrasi dan kelayakan untuk pembangunan RSUD senilai 10 miliar tersebut, rupanya hingga kini belum kelar diselesaikan.

Ketua Komisi IV DPRD Solo, Zainal Arifin menjelaskan, batalnya pembangunan RSUD tersebut lantaran pemerintah pusat tak memberikan izin atas pembangunannya. Sehingga, hal tersebut membuat rencana pembangunan RSUD yang telah lama disosialisasikan tahun 2010 ini kembali kandas. “Mestinya kita berani menganggarkan dengan dana sendiri. Kedua, Pemkot harus segera membereskan segala persayaratan yang diminta pemerintah pusat sebagai alasan untuk mencairkan dana pendamping,” paparnya kepada Espos, Senin (19/4).

Menurut Zainal, rencana pembangunan RSUD tersebut sebenarnya sudah digaungkan sejak tahun 2007 lalu. Bahkan, saat itu dianggarkan senilai Rp 70 miliar plus dana pendamping dari pemerintah pusat. “Namun, lagi-lagi karena kita belum memenuhi persyaratannya, maka kembali gagal,” terangnya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD, Reni Widyawati berpendapat lain. Menurutnya¬† batalnya pembangunan RSUD tersebut karena belum ada iktikad baik dari Pemkot untuk menuntaskan persyaratan pembangunan RSUD. “Padahal sudah digembar-gemborkan sejak tahun 2007 lalu. Masak, selama tiga tahun belum juga beres. Ini kan namanya pembohongan publik,” paparnya.

Menariknya, lanjut Reni, judul pembangunan RSUD di APBD 2010 senilai Rp 10 miliar sudah muncul. Namun, dalam realisasinya ternyata tak ada uangnya. “Silahkan cek dalam APBD 2010. Di sana, jelas-jelas tertulis judul pembangunan RSUD senilai Rp 10 miliar. Tapi, realisasinya tak ada anggaran di sana,” paparnya.

asa

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…