Senin, 19 April 2010 20:20 WIB Wonogiri Share :

Museum Karst terkendala suplai aliran listrik

Wonogiri (Espos)--Publik tampaknya masih harus sabar menunggu untuk bisa melihat dan menikmati kondisi bagian dalam Museum Karst Wonogiri. Selain diorama dan pajangan yang belum selesai pemasangannya, musem itu kini juga mengalami masalah terkait sambungan listrik.

Akibatnya, pembukaan museum itu untuk umum diperkirakan tertunda lagi. Sebelumnya, Museum Karst yang terletak di Desa Gebang, Pracimantoro itu mengalami sejumlah kerusakan kecil, seperti atap yang bocor dan dinding yang retak. Kerusakan itu kini sudah diperbaiki.

Informasi yang dihimpun Espos, museum bertaraf internasional yang masih menjadi tanggung jawab Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini masih terus berbenah, terutama di bagian dalam. Sebab, masih banyak pajangan dan diorama yang belum selesai dipasang.
Camat Pracimantoro, Kuswandi, ditemui di Wonogiri, Senin (19/4), mengungkapkan, masalah suplai aliran listrik tersebut terjadi karena di wilayah Gebang belum ada tegangan listrik tiga fase. Di wilayah itu baru ada tegangan satu fase dan itu tidak cukup kuat untuk menyuplai kebutuhan di museum itu.

“Sedangkan kalau harus memakai genset sangat boros biaya. Untuk penerangan enam jam saja membutuhkan biaya Rp 1,5 juta untuk membeli solar,” ujar Kuswandi yang mengaku selalu diajak berkoordinasi oleh pegawai Kementerian ESDM yang ditugaskan di Museum Karst.

Menurut Kuswandi, sampai saat ini, Museum Karst belum memiliki sambungan listrik sendiri, tapi masih dompleng ke sambungan listrik penerangan umum di luar gedung. Ditambahkannya, kebutuhan listrik di Museum Kars cukup besar. Selain untuk penerangan, juga untuk pendingin udara, monitor LCD, panel-panel dan sebagainya.


shs

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…