Senin, 19 April 2010 14:42 WIB Sukoharjo Share :

Disebut legal, perparkiran UMS masih banyak keganjilan

Sukoharjo (Espos)–Meskipun Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Sukoharjo mengatakan perparkiran di sekitar kampus UMS legal, terdapat sejumlah keganjilan dalam praktik parkir di kawasan itu.

Keganjilan itu tampak dari beberapa pengelola usaha di kawasan itu yang memasang papan bertuliskan “Parkir Gratis” di tepi jalan. Selain itu, pengelola kampus UMS juga melakukan hal yang sama, yakni menetapkan larangan bagi siapapun  untuk menyelenggarakan perparkiran di sekitar kampus. Pasalnya, perparkiran tersebut umumnya tidak menggunakan badan jalan, trotoar, atau lahan umum, melainkan halaman gedung.

“Kami sama sekali tidak pernah menghendaki ada parkir di sini. Itu kan orang-orang dari luar saja yang bikin parkir di situ. Orang  di dalam kampus sendiri sudah ada parkir yang lebih luas,” terang Haryanto, seorang anggota sekuriti Kampus UMS saat ditemui Espos, Senin (19/4).

Pihak sekuriti kampus juga mengungkapkan, sebenarnya mereka tidak ingin ada pungutan apapun terhadap setiap orang yang datang ke kampus. Hanya, banyak pengunjung yang tidak tahu aturan sebenarnya yang diterapkan oleh pihak pengelola kampus.

ama

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…