Senin, 19 April 2010 14:11 WIB News Share :

Amankan sidang MK, polisi kerahkan 600 personel dan water cannon

Jakarta--Menjelang putusan judical review UU Larangan Penodaan Agama, pengamanan  Mahkamah Konstitusi sangat ketat. Polres Jakarta Pusat (Jakpus) menurunkan 600 petugas dan sebuah water cannon.

“Kami terjunkan total 600 orang karena putusan kali ini sensitif,” ujar Kabagops Polres Jakarta Pusat AKBP Andry Wibowo di depan MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (19/4).

Selain memperketat penjagaan MK, polisi juga menambah pengamanan bagi 9 hakim konstitusi. “Kalau ajudan kan sifatnya melekat tapi karena sidangnya sensitif kami tambahkan pengamanan,” katanya.

Polisi juga akan memberikan perlindungan terhadap pemohon uji materi
UU No 1/PNPS/1965 tentang larangan penodaan agama dan pengunjung sidang. ” Kelompok pemohon dan masyarakat juga akan kita berikan pengamanan,” katanya.

Sementara itu, puluhan orang dari berbagai ormas sudah mulai berdatangan ke Gedung MK. Rencananya 200 orang dari FPI, FBR dan ormas Islam lainnya akan menggelar demo saat sidang berlangsung.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…