Minggu, 18 April 2010 20:02 WIB News Share :

Tiga pelajar SD tewas tenggelam di embung

Jepara--Tiga orang pelajar SD Negeri Pulo Darat, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Minggu, ditemukan tewas di sebuah embung (kolam untuk menyimpan air) yang ada di desa setempat.

Menurut Kasiadi, warga sekitar, Minggu, penyebab meninggalnya ketiga korban yang bernama Wawan Kurniawan,7, Bakrun,9, dan Rian Safii,11, ketiganya pelajar SD Pulo Darat itu diduga karena tenggelam saat mandi di embung.

“Korban diduga meninggal sejak Sabtu (17/4) sore dan baru ditemukan Minggu (18/4) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB,” ujarnya.

Sebelumnya, kata dia, ketiga korban yang merupakan warga Desa Pulo Darat itu dicari keluarganya masing-masing, karena hingga Sabtu malam belum juga pulang usai menonton pertandingan sepak bola di lapangan yang ada di desa tetangga.

Pernyataan senada juga diungkapkan Achyar,60, mengatakan, ketiga korban memang diketahui menonton pertandingan sepak bola di lapangan yang ada di desa tetangga.

“Seusai menonton sepak bola, ketiganya dipastikan tidak langsung pulang, melainkan mandi di embung tersebut,” ujarnya.

Ketiga korban diduga tenggelam di embung yang memiliki kedalaman tiga meter tersebut, karena ketiganya tidak ada yang bisa berenang.    Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, keluarga mereka dibantu warga berupaya mencarinya ke sejumlah lokasi, namun tak membuahkan hasil.

Akhirnya, pada Minggu pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, ketiga korban ditemukan mengapung di embung yang berada di kawasan ladang tebu di desa setempat dalam kondisi meninggal.

Kapolsek Pecangaan, AKP Gun Suwondo mengatakan, berdasarkan hasil visum tim medis dari Puskesmas Pecangaan, penyebab kematian ketiga korban dipastikan karena tenggelam.

“Hal itu, dibuktikan dengan tidak ditemukannya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” ujarnya.


Ant/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…