Minggu, 18 April 2010 15:45 WIB Pilkada,Boyolali Share :

Bupati
Kepala SKPD harus berani tindak PNS yang tak netra

Boyolali (Espos)–Bupati Boyolali Sri Moeljanto mengatakan para kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) harus berani bertindak terhadap anak buah yang tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada Mei mendatang.
“Kepala SKPD harus terus mengawasi anak buah dan jika ditemukan pelanggaran harus segera melapor,” ujarnya di depan peserta upacara di halaman Setda Boyolali, Sabtu (17/4).

Ditambahkannya, dengan netralitas PNS, pegawai justru bias menggunakan hak pilih secara cerdas, sehingga diharapkan memiliki bupati yang bisa membawa Boyolali ke depan lebih baik.
Bupati menegaskan adanya ikrar netralitas PNS itu bukan berarti membatasi PNS untuk mendukung salah satu calon. Tetapi, imbuhnya, ikrar tersebut merupakan perintah atasan yang harus dilaksanakan untuk menegakkan peraturan yang ada.

“Jangan dipelintir. Ini (netralitas-red) hanya melaksanakan ketentuan yang berlaku dan perintah atasan untuk menciptakan kondisi netral, dimana PNS sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat bisa melayani masyarakat secara optimal,” tandas Bupati.

fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…