Minggu, 18 April 2010 16:52 WIB Pendidikan Share :

Akhir April, LPJ BOS di-deadline

Solo (Espos)--Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo memberikan batas waktu bagi sekolah untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Bantuan Operasional Sekolah pada Triwulan pertama, hingga akhir bulan ini.

Menurut Kepala Disdikpora Solo, Rakhmat Sutomo melalui Kepala Bidang (Kabid) SMP, Maskuri, dalam LPJ tersebut pihak sekolah harus merinci daftar kebutuhan operasional sekolah sesuai dengan tujuan alokasi dana BOS. Dia mengatakan, karena daftar kebutuhan setiap tahun berbeda, maka pihak sekolah harus menyampaikan laporan secara transparan mengenai perubahan-perubahan tersebut misalnya jumlah siswa penerima atau pertambahan jumlah kebutuhan sekolah.

“Pada prinsipnya dana tersebut telah sesuai dengan kebutuhan siswa, namun demikian pihak sekolah harus transparan jika ada perubahan data,” jelas dia ketika dijumpai Espos di ruang kerjanya, Sabtu (17/4).

Dia mengatakan, apabila alokasi dana tersebut tidak sesuai dengan jumlah siswa maka pihak sekolah dapat menyampaikan klaim kekurangan dana untuk kebutuhan operasional. Sebaliknya, sambung dia, jika dana tersebut berlebihan maka sisa dana harus dikembalikan ke kas negara. Lebih lanjut, dia mengimbau kepada pihak sekolah untuk segera menyampaikan LPJ paling lambat hingga akhir April ke dinas. “Bisa saja data berubah karena dana tersebut sesuai dengan jumlah siswa di sekolah tersebut,” papar dia.

Ditambahkan Maskuri, pencairan dana BOS triwulan kedua telah cair beberapa waktu lalu dengan nominal Rp 143.750/siswa/triwulan atau dengan total dana Rp 575.000/siswa/tahun. Dia mengatakan, pengelolaan dana tersebut diserahkan kepada pihak sekolah disesuaikan dengan rancangan anggaran pendapatan dan belanja (RAPBS) masing-masing. “Setiap sekolah memiliki kebutuhan sendiri sehingga peruntukan nominal dana antara sekolah satu dan lainnya berbeda,” jelasnya.

das

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…