Minggu, 18 April 2010 16:19 WIB Sragen Share :

ABG gasak motor

Sragen (Espos)–Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) milik seorang guru di Dukuh Grorol RT 06, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, Warsini, 53, berhasil diringkus anggota Polsek Gemolong, Sabtu (17/4) malam sekitar pukul 23.45 WIB. Setelah,
mendapat laporan korban pada hari itu sekitar pukul 18.30 WIB.

Kedua pelaku, Abdus Somad bin Joyo Pawiro, 16, warga Gandurejo, RT 05 RW III, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, Sragen ditangkap di rumahnya. Dan, warga Dukuh Gejikan, Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong, Sragen, Anton Irmawan, 16 yang ditangkap tengah tidur di tempat persewaan play station di sekitar Polsek Gemolong.

Mereka berdua berhasil menggasak sepeda motor merek Mio Soul nomor polisi (Nopol) AD 2620 CN yang diparkir di samping rumah korban dalam keadaan kunci masih terpasang. Kedua pelaku mengaku telah mengintai menggunakan sepeda motor milik Somad sejak pukul 17.00 WIB. Anton yang masih tercatat sebagai salah satu siswa STM di Gemolong itu bertugas mengambil sepeda motor. Tetapi, mereka melancarkan aksi sekitar pukul 18.15 WIB.

Korban yang sempat memergoki Anton memakai jaket warna hitam putih saat mengambil motor miliknya, lantas melapor ke Polsek Gemolong, sekitar 15 menit setelah kejadian atau pukul 18.30 WIB. Barang bukti sengaja disembunyikan pelaku di Lapangan Suci yang berada di Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong karena lokasi tak banyak lampu penerangan.

Kapolsek Gemolong, AKP Sri Wahyuni SH mewakili Kapolres Sragen, AKBP Jawari menuturkan dua pelaku akan dijerat menggunakan pasal 363 KUHP.

m88

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…