Sabtu, 17 April 2010 20:29 WIB Sragen Share :

Talut jembatan penghubung dua desa terancam ambrol

Sragen (Espos)–Talut jembatan penghubung antardesa di wilayah Kecamatan Tangen, Sragen sepanjang 10 meter dengan ketinggian tujuh meter terancam ambrol. Talut yang dibangun tiga tahun lalu itu bongkah dan ambles beberapa centimeter dari posisi semula.

Retakan talut jembatan itu diperkirakan 10 cm tegak lurus sepadan dengan tiang penyangga jembatan. Warga setempat menghendaki talut jembatan itu segera diperbaiki, karena jika sampai ambrol akan mengancam bangunan jembatan.

Tokoh masyarakat di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, Sri Wahono saat ditemui Espos, Sabtu (17/4), saat meninjau lokasi, mengatakan, jembatan itu merupakan penghubung antara Desa Katelan dengan Desa Dukuh. Warga setempat menyebutnya sebagai jembatan Permel.

“Sejak tahun tahun talut jembatan itu sempat ambrol, karena terkena banjir. Dinas Pekerjaan Umum memperbaiki talut dalam waktu yang tidak lama pascaambrol. Tetapi belum lama ini retakan mulai terjadi setelah terjadi banjir sekitar beberapa bulan terakhir. Bahkan terjadi growongan tanah sedalam tujuh meter di samping talut,” paparnya.

Kepala DPU Sragen Zubaidi mengungkapkan, DPU menerima laporan kerusakan talut jembatan di Tangen dan dalam waktu dekat segera diperbaiki. DPU masih melakukan penghitungan kebutuhan anggaran untuk pembangunan talut itu.

trh

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….