Sabtu, 17 April 2010 19:46 WIB Hukum Share :

Sisir anggota 'nakal', Poltabes Solo razia tempat hiburan

Solo (Espos)–Provost (P3D) Poltabes Solo menggelar razia di 11 titik tempat hiburan di Solo, Sabtu (17/4) dini hari. Razia dilakukan guna melakukan penyisiran sekaligus penegakan disiplin anggota yang diduga sering ‘berkeliaran’ di lokasi hiburan saat malam hari.

Berdasarkan pantauan Espos di lapangan, razia yang dilakukan menjelang dini hari tersebut dimulai di café bambu di daerah Gilingan. Razia langsung dipimpin Kanit Provost (P3D) Poltabes Solo, AKP Suwanto.

Satu-per satu pengunjung yang berada di café tersebut digeledah anggota Provost Poltabes Solo. Di waktu selanjutnya, secara berturut-turut, anggota Provost menggelar kegiatan serupa di Café di daerah Kandang Sapi, Mesen, dan café Purnama dan Roosty di Sriwedari.

Dari keseluruhan tempat yang dirazia, sejumlah anggota Provost tidak menemukan anggota polisi yang ‘berkeliaran’ di sejumlah tempat hiburan. Namun, pada saat di kawasan Sriwedari, anggota Provost justru menemukan gerombolan anak punk yang sedang berkumpul di kawasan Sriwedari.

Terpisah, Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto mengatakan, kegiatan razia terhadap para anggota memang difokuskan saat dini hari dan difokuskan di sejumlah tempat hiburan. Hal tersebut dalam rangka menegakkan hukum disiplin setiap anggota.

“Pada prinsipnya agar para anggota tetap memperhatikan sekaligus menegakkan yang namanya kedisiplinan,” ujar dia.

pso

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…