Sabtu, 17 April 2010 19:24 WIB Wonogiri Share :

Mantri kesehatan Wonogiri tewas, diduga ditusuk sajam

Solo (Espos)–Misteri penyebab tewasnya seorang mantri kesehatan di lingkungan Pemkab Wonogiri, Suramto, 56, warga Batutengah RT 1/RW XIII, Baturetno, Wonogiri mulai ada titik terang.  Hasil autopsi labforensik UNS menyebutkan terdapat luka tusuk dan luka sabetan senjata tajam (Sajam) di sejumlah titik di tubuh korban.

Menurut petugas labforensik UNS, Darsono kepastian tersebut setelah dilakukan autopsi terhadap jasad korban, Sabtu (17/4). Hasil autopsi menyebutkan, tubuh seorang PNS tersebut terdapat dua luka tusuk di bagian perut dan satu sabetan di bagian leher.

“Ya, kami sudah melakukan autopsi. Di mana, terdapat luka senjata tajam di leher bagian kanan dan dua luka tusuk di bagian perut. Utamanya di bagian perut, tusukan itu mengarah ke bagian hati dan menyerempet di ginjal,” jelas Darsono kepada Espos, Sabtu (17/4).

Lebih lanjut dia mengatakan, hasil autopsi yang memastikan terdapat luka akibat Sajam di tubuh korban sudah diserahkan ke petugas kepolisian. Di waktu selanjutnya, upaya penyelidikan diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian di Wonogiri.

Penyebab korban tewas yang juga dikenal sebagai mantri kesehatan di Wonogiri dinilai masih sumbang. Karena korban tewas bersamaan dengan terjadinya musibah kebakaran di rumah korban.

Padahal, pada saat warga berhasil mengevakuasi korban ditemukan sejumlah luka di tubuh korban. Guna memastikan penyebab kematian korban, autopsi perlu dilakukan dalam waktu segera. Di mana, sesaat setelah kejadian diketahui warga, Jumat (16/4) pukul 19.00 WIB, jasad korban langsung dikirim ke labforensik UNS.

pso

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….