Sabtu, 17 April 2010 16:18 WIB News Share :

DPR dukung revitalisasi industri pertahanan

Jakarta— DPR menyatakan siap mendukung rencana pembentukan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Ketua Komisi Pertahanan. Kemal Azis Stamboel mengatakan keberadaan Komite ini memang sangat dibutuhkan untuk mengkoordinasikan industri pertahanan dalam negeri.

“Kami sangat mendukung Komite ini,” kata Kemal, Sabtu (17/4). Dia bahkan berharap keberadaan Komite bisa direalisasikan pada tahun ini juga.

Menurut Kemal, pembentukan Komite ini sesuai sebagai satu diantara strategi penanganan alat utama sistem pertahanan (alutsista) dengan memperkuat industri dalam negeri. Yang terjadi selama ini, kata dia, setiap industri di bidang pertahanan bergerak sendiri-sendiri tanpa koordinasi.

Situasi itu menyebabkan sering timbulnya kesenjangan antara kebutuhan dan kemampuan untuk memenuhinya. “Misalnya TNI minta dibuatkan pesawat jet ke PT Dirgantara Indonesia (PT DI), padahal PT DI belum bisa buat pesawat jet,” kata dia.

Dengan Komite ini, kata kemal, nantinya setiap BUMN di industri pertahanan akan dikoordinasikan supaya lebih terintegrasi. “Jangan ada yang membebani, tapi harus saling mendukung,” kata dia.

Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mengungkap rencana pembentukan KKIP dalam rangka membangun kembali industri pertahanan yang berantakan pascakrisis ekonomi 1998.

tempointeraktif/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…