Jumat, 16 April 2010 11:07 WIB Ekonomi Share :

Tutup sehari, terminal peti kemas rugi Rp 3 M

Jakarta–Setelah sempat ditutup pascabentrokan antara warga dan anggota Satpol PP saat penggusuran makam Mbah Priok, terminal Peti Kemas, Koja, Jakarta Utara kembali beroperasi normal. Hanya saja kerugian akibat ditutup satu hari hingga Rp 3 miliar.

“Kalau kita hitung dari oportunity lost, keuntungan kita Rp 3 miliar per hari. Jadi kerugian kita segitu,” kata General Manajer Terminal Peti Kemas, Doso Agung di lokasi, Koja, Jakarta Utara, Jumat (16/4).

Selama tutup, kata Daso, pengiriman barang dipindah melalui Jakarta International Container Terminal (JICT). Namun kini Terminal Peti Kemas segera beroperasi normal.

“Hari ini pukul 14.00 WIB siang, Terminal Peti Kemas akan beroperasi secara mandiri dan normal,” kata Daso.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…