Jumat, 16 April 2010 14:05 WIB News Share :

KPK jemput paksa Bupati Boven Digul

Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menjemput paksa Bupati Boven Digoel, Papua, Yusak Yaluwo, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Penjemputan dilakukan karena yang bersangkutan telah tiga kali tidak mengindahkan panggilan KPK.

“Dia dijemput karena sudah tiga kali dipanggil tidak datang,” kata juru bicara KPK Johan Budi, Jumat (16/4).

Yusak dijemput tim penyidik pada Kamis (15/4) pukul 21.30 WIB. Dia langsung dibawa ke KPK untuk diperiksa. “Sekarang masih menjalani pemeriksaan,” tutup Johan.

KPK telah menetapkan Bupati Yusak Yaluwo sebagai tersangka dugaan korupsi keuangan daerah dan dana otonomi khusus Kabupaten Boven Digoel. Yusak dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…