Jumat, 16 April 2010 19:58 WIB Pilkada,Solo Share :

Jo-Dy luncurkan Satgas Anti Sembako

Solo (Espos)--Satgas gabungan partai pendukung pasangan Calon Walikota Solo Joko Widodo dan wakilnya FX Hady Rudyatmo mendeklarasikan diri sebagai Satgas Anti Sembako dan Satgas Anti
Money Politics.

Deklarasi ini dilakukan oleh Satgas DPC PDIP Solo, Simpatik DPD PAN, Pandu Keadilan DPD PKS Solo dan Satgas PKB. Ada seribuan Satgas yang mengikuti acara tersebut di Alun-alun Kidul, Pasar Kliwon, Solo, Jumat (16/4) sore.

Cawawali Solo, Hady Rudyatmo mengatakan Satgas Anti Sembako ini untuk menghindari cara-cara bermain politik yang kotor dan tidak etis. “Kita jangan terpancing untuk melakukan money politics yang dapat mencederai demokrasi,” katanya.

Sedang Ketua Departemen Satgas dan Posko DPC PDIP Solo, Didik Budi Raharjo mengatakan akan mengawasi anggotanya agar tidak terlibat dengan money politics dan dapat memberikan contoh yang baik bagi para kader dan masyarakat untuk berlaku bersih pada Pilkada nanti. “Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, untuk bersikap jujur dalam berdemokrasi, tidak menghalalkan segala macam cara untuk meraih kemenangan,” katanya.

Ia membantah Satgas Anti sembako ini menanggapi dugaan money politics yagn dilakukan oleh pasangan Wi-Di. “Bukan karena itu. Kami tidak mau ikut campur karena itu wewenang Panwaslu, kami murni mengatakan bahwa ingin berdemokrasi yang baik dan menjauhi kecurangan-kecurangan,” jelasnya.

m86

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…