Jumat, 16 April 2010 19:12 WIB News Share :

Hotma
Kalau Sjahril menyuap, kenapa Susno tidak menangkap?

Jakarta– Beredar BAP mirip pemeriksaan Sjahril Djohan yang menyebutkan Susno pernah menolak saat disuap Rp 500 juta.

“Saya dengar Pak Susno mengomentari BAP yang tidak jelas itu bahwa dia pernah disogok, tapi katanya dia menolak. Tapi kalau benar begitu kalau seorang jenderal bintang tiga mau disogok begitu tindakannya apa,” kata pengacara Sjahril, Hotma Sitompul saat dihubungi wartawan, Jumat (16/4).

Sebagai Kabareskrim, Susno mestinya menindak siapapun yang akan menyuapnya. Bukan malah membiarkan.

“Mustinya secara hukum dia tolak atau dia tangkap bukan dibiarkan,” jelasnya.

Dalam dokumen yang beredar di kalangan wartawan, tertulis bahwa Susno memiliki peranan besar dalam kasus Gayus dan arwana. Bahkan Sjahril mengaku kepada penyidik pernah menyerahkan uang Rp 500 juta kepada Susno terkait suatu kasus.

Sjahril dalam BAP itu juga mengaku pernah bertemu dengan pengacara Gayus, Haposan Hutagalung. Mereka berbicara penanganan kasus Gayus Tambunan dan cara melobi Susno.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…