Jumat, 16 April 2010 16:14 WIB News Share :

Hambat investasi, 1.800 Perda dihapus

Jakarta— Dinilai menghambat investasi, sebanyak  1.800 Peraturan Daerah (Perda) telah dihapus oleh pemerintah. Perda penghambat investasi  ini tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Mendagri Gamawan Fauzi usai pembukaan Munas Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (16/4).

“Sebanyak 1.800 lebih Perda kita batalkan karena menghambat investasi. Jadi Perda tersebut yang tidak boleh dipungut, tapi dipungut juga, atau ganda. Atau bertentangan dengan aturan lebih tinggi. Jadi kebanyakan seperti itu,” tuturnya.

Gamawan mengatakan, jika Perda tersebut dibiarkan maka investasi akan terhambat, karena Perda tersebut menimbulkan biaya ekonomi tinggi dengan berbagai pungutan yang ditetapkan oleh Pemda.

“Pungutan tidak boleh sesukanya. Karena begini ya, ini kesejahteraan rakyat ada yang bersifat direct, yang direct misalnya mengurangi beban rakyat sudah direct. Tapi yang indirect kumpulkan pajak dulu nanti diprogramkan dalam kegiatan pembangunan, itu yang tidak langsung. Yang langsung mengurangi beban rakyat, itu langsung bisa mensejahterakan,” tegasnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
DESIGN GRAFIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…