Jumat, 16 April 2010 11:34 WIB News,Hukum Share :

Hakim perkara Gayus akui terima Rp 50 Juta

Jakarta – Muhtadi Asnun, Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Tangerang yang memvonis bebas Gayus Halomoan Tambunan, mengaku hanya menerima Rp 50 juta terkait perkara tersebut

“Dia mengaku begitu dalam pemeriksaan kemarin,” ujar Ketua Komisi Yudisial, Busyro Muqoddas saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (16/4). Pemeriksaan dilakukan Komisi Yudisial kemarin, Kamis (15/4) terhadap Muhtadi dan seorang panitera pengganti yang menangani kasus Gayus.

Majelis hakim PN Tangerang menjatuhkan vonis bebas murni kepada Gayus pada 15 Maret 2010. Pegawai Direktorat Jenderal Pajak golongan III A yang memiliki rekening Rp 28 miliar itu dituding oleh mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Susno Duadji sebagai makelar kasus.

Menurut Busyro, Muhtadi juga sempat menugaskan panitera berinisial IK tersebut untuk menjemput Gayus dan mengantarnya ke rumah dinas Muhtadi. “Ia mengaku bersalah dan menyesalinya,” kata dia.

Busyro menyatakan IK adalah pegawai peradilan yang dimaksud Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat dalam pertemuan dengan Mahkamah Agung kemarin. “IK tidak mengaku menerima uang, tapi kami curiga sebetulnya dia dapat juga,” ujarnya.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…