Jumat, 16 April 2010 17:07 WIB Wonogiri Share :

Hadirkan saudara Jaladara di Wonogiri, 358 bangunan siap-siap digusur

Wonogiri (Espos)–Sebanyak 358 bangunan di wilayah Kelurahan Giritirto dan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri siap-siap digusur menyusul rencana pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat menghidupkan kembali jalur rel kereta api dari Stasiun Wonogiri ke Pintu Air Waduk Gajah Mungkur (WGM) untuk kereta wisata sejenis Jaladara di Solo.

Proposal rencana tersebut telah dipresentasikan oleh Bupati H Begug Poernomosidi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan serta PT Kereta Api dan mendapat respons yang sangat positif. Jika rencana itu terealisasi maka rel sepanjang 3,2 km itu akan jalur kereta wisata yang sangat menarik, dengan panorama alam pegunungan dan waduk.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Wonogiri, Ige Budiyanto mengungkapkan, panorama alam itulah yang ditawarkan sebagai nilai jual kepada wisatawan saat berjalan-jalan naik kereta wisata dari Stasiun Wonogiri ke pintu air WGM. Selanjutnya, dari pintu air WGM akan disediakan angkutan khusus untuk meneruskan perjalanan sampai ke obyek wisata Sendang Asri.

“Itu rencana jangka pendek kami. Kalau rencana jangka panjangnya adalah menghidupkan kembali jalur kereta Wonogiri-Baturetno melalui WGM,” jelas Ige, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/4).

Seperti Jaladara, Ige mengatakan, ada kemungkinan kereta yang digunakan adalah kereta uap dengan gerbong antik. Untuk itu, PT KA sudah menawarkan ke Pemkab untuk melihat-lihat koleksi kereta antik PT KA di Madiun.

shs

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…