Jumat, 16 April 2010 19:26 WIB Sport Share :

DBL Solo 2010, Regpac wajib menang

Solo (Espos)--Duel sengit dipastikan mewarnai babak fantastic four Development Basketball League (DBL) Series Solo 2010 antara SMA Regina Pacis (Regpac) Solo melawan SMK Leonardo Klaten yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Sabtu (17/4). Meski menghadapi tim underdog SMK Leonardo anak-anak Regpac dituntut untuk maju ke partai puncak.

Menjadi tim yang diunggulkan membuat tim putra RegPac menanggung beban berat. Tidak hanya dituntut untuk tampil di final, Regpac juga menjaga gengsi sebagai tuan rumah.

“Harus menang meski berat untuk menjadi juara dan mempersembahkan kemenangan bagi Kota Solo,” ujar pelatih SMA Regina Pacis Wongso Suseno saat ditemui Espos seusai laga perempat final, Kamis (15/4).

Regpac memang tidak ingin meremehkan pertandingan semifinal nanti, pasalnya nasib anak-anak asuhan Wongso Suseno bakal dipertaruhkan dalam duel ini. Apabila Regpac kalah maka SMK Leonardo Klaten membuka peluang tampil sebagai juara.

Kalau hal ini sampai terjadi maka impian publik Kota Bengawan menyaksikan laga derby antara dua tim Solo di partai final dipastikan gagal. Setelah satu tiket di partai final sudah dikantongi wakil Solo yang akan diperebutkan antara SMAN 2 Solo dan SMAN 3 Solo.

Hal senada juga diungkapkan pelatih SMK Leonardo Klaten Youw Tjia Yen yang mengaku tidak bisa memandang remeh kekuatan tim Regpac. Kendati ketangguhan anak-anak besutannya sudah terujui saat membuat kejutan mengalahkan kandidat juara SMK Mikael secara meyakinkan dengan skor 34-15 pada pertandingan perempat final.

Di Semifinal DBL series Solo 2010 pada bagian putri, duel derby Solo juga akan disajikan anak-anak Regpac saat menghadapi SMA Widya Wacana. Sedangkan satu tiket ke final lainnya bakal ditentukan melalui duel antara SMA Padma Wijaya Klaten melawan SMAN 1 Boyolali.

m89

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…