Jumat, 16 April 2010 18:57 WIB Klaten Share :

Cabuli siswa SD, tukang sate diciduk

Klaten (Espos)–Seorang penjual sate, Sofyan Endri Mustofa, 25, warga Dusun/Desa/Kecamatan Tulung, dibekuk aparat Polres Klaten lantaran diduga menyetubuhi anak di bawah umur. Pelaku kini meringkuk di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejat yang dilakukannya terhadap Ar, siswa kelas VI SD.

Keterangan yang dihimpun Espos, Jumat (16/4), menyebutkan, tindakan tak senonoh pelaku dilakukan tiga kali pada hari yang berbeda, yakni tanggal 15, 18 dan 22 Maret lalu. Terungkapnya kasus itu berawal dari laporan keluarga korban ke polisi pada 30 Maret 2010. Kepada petugas, korban mengaku diperlakukan layaknya suami istri oleh pelaku di sebuah rumah kosong dan kamar mandi yang berlokasi di Tulung.

Berdasar laporan yang disampaikan korban didampingi keluarganya, dilakukan visum terhadap korban di rumah sakit. Setelah bukti dinilai cukup kuat, maka pada Rabu (7/4) lalu, petugas Polres dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim yang dipimpin Kanit PPA, Iptu Nanik Suryani melacak pelaku di rumahnya. Namun upaya petugas menangkap pelaku belum membuahkan hasil lantaran pelaku tak ada di rumah.

Menurut keterangan warga, tersangka akan melangsungkan pernikahan di rumah pasangannya di Mintaragan, Tegal Timur, Kabupaten Tegal. Tanpa membuang banyak waktu, polisi pun memburu pelaku hingga ke Tegal dan meringkusnya tanpa perlawanan. Pelaku lalu dibawa ke Klaten untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

rei

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…