Kamis, 15 April 2010 18:08 WIB Feature,Berita Foto Share :

SIDANG PEMBUNUHAN

 

Espos/Ratna Puspita Dewi

KASUS PEMBUNUHAN — Petugas berusaha mengamankan terdakwa kasus pembunuhan terhadap Mujato, Heri Purnomo (berpeci) dari kemarahan ibu korban Dwi Handayani, karena tidak terima perlakuan terdakwa yang tega menghabisi nyawa anak kesayangannya, sebelum berlangsung sidang lanjutan kasus tersebut, di Pengadilan Negeri Solo, Kamis (15/4). Materi duplik yang dibacakan Penasehat Hukum Terdakwa, A Aziizarr A Wardhono menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dialamatkan terdakwa bahwa perbuatan pembunuhan dilakukan dengan sengaja tidak terbukti. Lantaran, terdakwa terpaksa melakukan pembelaan tanpa batas karena mendaptkan ancaman dari korban.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…