Kamis, 15 April 2010 15:29 WIB News Share :

JK diminta jadi juru damai konflik Priok

Jakarta–Kerusuhan di muka makam mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, sementara redam. Semua pihak menahan diri dan duduk bersama berusaha untuk mencari solusi. Di tengah usaha mencari damai ini, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengundang mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) masuk jadi penengah.

“Jam 14.00 siang ini di markas PMI ada rapat pengurus pusat PMI membahas permintaan Gubernur DKI agar JK menjadi mediator konflik di Tanjung Priok,” kata staf khusus Jusuf Kalla, Kamis (15/4).

Jusuf Kalla diminta datang dalam kapasitas sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).
Mengapa JK yang dipilih? Belum ada penjelasan dari Pemerintah DKI Jakarta. Namun, keberhasilan perundingan damai RI-GAM di Helshinki jadi bukti kuat sepak terjang  Jusuf Kalla sebagai mediator konflik.

Potensi konflik di makam mbah Priok pun masih ada, sebelum sengketa tanah antara ahli waris makam dengan Pelindo terselesaikan.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…