Kamis, 15 April 2010 13:02 WIB News Share :

FBR dan simpatisan Demokrat geruduk Balaikota

Jakarta— Sekitar 300 orang dari Forum Betawi Rempug (FBR) dan seratusan orang mengenakan kaos bergambar Presiden SBY mulai berdatangan ke Gedung Balaikota Jakarta. Massa mengecam bentrokan berdarah saat penggusuran makam Mbah Priok.

Ratusan orang dari FBR  datang ke Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/4), konvoi dengan mengendarai motor. Mereka langsung menggelar orasi dan meneriakkan yel-yel yang mengecam tindakan Satpol PP.

“Kita kecam penggusuran di Tanjung Priok kemarin. Kita minta Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab,” kata seorang orator.

Berbeda dengan FBR yang bersemangat aksi, seratusan orang terbalut kaos SBY hanya berdiri terpisah di tepi jalan. Namun akhirnya, simpatisan Partai Demokrat bergabung dengan FBR. Mereka terlihat membawa bendera Demokrat, spanduk bertuliskan “Stop penindasan”, dan “Polisi PP biadab”. Simpatisan Partai Demokrat lebih tenang dalam berdemo.

Aparat Kepolisian langsung menyambut kedatangan pendemo dengan membentuk pagar betis. Aparat dilengkapi dengan senjata andalan seperti tameng, dan helm. Pintu Gerbang Pemprov DKI dihiasi kawat berduri dan dikunci.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…