Kamis, 15 April 2010 16:11 WIB Ekonomi Share :

2010-2012, Program Biru target pembangunan 8.000 reaktor biogas

Solo (Espos)--Program domestik biogas nasional melalui Program Biogas Rumah (Biru), ditarget dapat membangun sebanyak 8.000 digester (reaktor-red) biogas selama kurun waktu 2010 hingga 2012.

Program yang dilaksanakan oleh lembaga pembangunan dari Belanda, yakni SNV dan Hivos, beserta Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi (DJLPE) itu dijalankan di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY.

Kepala Subdit Energi Pedesaan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Dr Dadan Kusdiana mengemukakan sebagai negara berbasis pertanian, Indonesia memiliki potensi energi biogas yang cukup tinggi. Melalui studi kelayakan tentang potensi biogas, diketahui bahwa potensi pembangunan biogas skala rumah tangga diperkirakan mencapai 1 juta reaktor biogas.

Oleh karena itu, KESDM didukung Pemerintah Belanda mendorong pemanfaatan biogas melalui kerja sama bilateral, melaksanakan Program Biru yang diluncurkan pada akhir tahun 2009, dengan tujuan jangka panjang membentuk sektor pasar biogas.

“Untuk tahun 2010 sendiri, ditargetkan bisa dibangun sekitar 1.300 reaktor di Indonesia, dengan sasaran di empat wilayah tersebut, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY,” ungkap Dadan ketika ditemui wartawan di sela-sela Workshop Koordinasi dan Implementasi Program Biru yang diadakan di Hotel Novotel Solo, Kamis (15/4).
Dadan menjelaskan Program Biru tersebut menitikberatkan bantuan yang diberikan kepada peternak sapi perah.

sry

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…