Rabu, 14 April 2010 17:49 WIB News Share :

Rekening 20 pegawai Kemenkeu diselidiki

Jakarta— Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengajukan 20 nama baru terkait upaya penelusuran rekening mencurigakan di lingkungan Kementrian Keuangan.

Irjen Kemenkeu Hekinus Manao mengatakan, rekening 20 orang ini menambah jumlah dari 26 transaksi mencurigakan yang dilaporkan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Kendati demikian, Hekinus mengatakan 20 orang itu bukan berarti orang yang dicuriga. Namun nama-nama mereka baru ditanyakan aliran rekeningnya karena berdekatan dengan lingkup kerja Gayus Tambunan.

“Penyelidikan rekening 20 orang itu terkait GT (Gayus Tambunan) karena relatif rawan dalam kejadian kemarin,” kata Hekinus di Kementrian Keuangan, Rabu (14/4).

Tentang 20 orang itu, Hekinus mengatakan bahwa sebagian besar pejabat ada dilingkungan Kantor Pajak. “Yang terkait dengan kasus belakangan ini,” katanya. Ke 20 nama itu penelurusan rekeningnya sudah dimintakan sejak sepekan lalu.

Hekinus menambahkan bahwa pengajuan penelurusan rekening itu inisitaif irjen. Permintaan itu juga terkait janji Menteri Keruangan untuk mereview sebagian pejabatnya atas mencuatnya kasus Gayus.

“Tak hanya 20 orang, nanti kami juga secara bertahap akan meminta ke PPATK,” katanya.

vivanews/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…