Rabu, 14 April 2010 11:52 WIB News Share :

PPATK temukan ribuan transaksi mencurigakan

Jakarta — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menemukan sekitar 50 ribu transaksi yang mencurigakan selama 2010. Aliran dana itu terhitung sejak Januari-Maret 2010. “Per hari, kami mendapat laporan sekitar 50 buah,” ujar Kepala PPATK Yunus Husein,  di kantor PPATK, Rabu (14/4).

Menurut dia,  dari jumlah tersebut  PPATK sudah menyerahkan sekitar 1000 laporan hasil analisis ke kepolisian, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. “Tapi baru 27 laporan yang diputus hingga pengadiilan,” kata Yunus saat memperingati ulang tahun PPATK ke-8 di kantor PPATK, hari ini.

Pada acara tersebut PPATK menandatangani  nota kesepahaman dengan Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Nota kesepahaman ini merupakan perjanjian ke-36 di dalam negeri. “Sedangkan dengan instansi di luar negeri, kami sudah melakukan 34 perjanjian,” kata Yunus.

Yunus menjelaskan, dalam bekerja, PPATK tidak mengejar pelaku kejahatan. “Cara kerja kami follow the money, atau mengikuti aliran uang,” ujarnya.  Dengan meneliti aliran dana dari hilir ke hulu, PPATK bisa mengetahui para pemain atau pelaku dalam aliran dana yang mencurigakan tersebut.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
ERA PLATINUM SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…