Rabu, 14 April 2010 17:36 WIB News Share :

Menkeu investigasi 25 nama yang disetor PPATK

Jakarta–Menkeu Sri Mulyani sudah menerima data 25 pegawai Pajak dan Bea Cukai yang diduga memiliki rekening mencurigakan. Kini penyelidikan sedang dilakukan.

“Daftar nama-nama yang disebut PPATK sudah diklarifikasi dan investigasi,” kata Menkeu di kantornya, Jl Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Rabu (14/4).

Diakui Menkeu, ada data yang berbeda antara PPATK dan Menkeu, namun tetap pihak Kemenkeu akan melakukan investigasi.

“Karena sifatnya mencurigakan, maka diberi kesempatan untuk menjelaskan. Buka ke publik kalau curiga pada pejabat kita,” tutupnya.

Sebelumnya PPATK melansir ada 25 nama pemilik rekening di Pajak dan Bea Cukai yang mencurigakan. Nama-nama itu ada yang masih aktif bertugas dan ada yang sudah pensiun.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…