Rabu, 14 April 2010 16:47 WIB Boyolali Share :

Lakukan pemulihan areal, Pemkab siapkan 100.000 bibit pepaya

Boyolali (Espos)--Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali akan melakukan pemulihan areal perkebunan tanaman pepaya yang ada di sejumlah sentra produksi pepaya di Boyolali. Program itu dilakukan, setelah adanya serangan hama kutu putih yang merajalela tahun 2009 silam. Saat ini diperkirakan tinggal sekitar 100 hektare (Ha) dari 400 Ha areal yang selamat dari serangan hama tersebut.

Kepala Dinpertanbunhut Kabupaten Boyolali Juwaris mengatakan pemulihan areal akan dimulai pada sekitar bulan Juni atau Juli 2010 mendatang. Hal itu bersamaan dengan masa tanam pepaya di Boyolali.
“Pada tahap pertama Dispertanbunhut akan melaunching sekitar 100.000 bibit pepaya untuk ditanam di areal di Boyolali,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/4).

Ditambahkannya, program pemulihan areal tanaman itu dilakukan sebagai salah satu upaya mengembalikan kejayaan Kota Boyolali sebagai pusat produksi buah pepaya di Tanah Air. Diharapkan, tandas Juwaris, dengan program itu, lahan yang sebelumnya terkena serangan bisa ditanami kembali pohon pepaya.

“Bantuan pemulihan dan pemberian bibit ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, sebagai upaya pemulihan areal lahan perkebunan pepaya di Boyolali,” papar Juwaris.


fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…