Rabu, 14 April 2010 19:38 WIB Klaten Share :

Kades Ngolodomo dilaporkan atas dugaan korupsi

Klaten (Espos)--Kepala Desa (Kades) Ngolodono, Kecamatan Karangdowo, Sugiman dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten, Rabu (14/4), atas dugaan korupsi alokasi dana desa (ADD) 2008. Bantuan ADD senilai total Rp 57,4 juta yang seharusnya digunakan untuk pembangunan desa, sekitar Rp 7,9 juta di antaranya disinyalir diselewengkan untuk kepentingan pribadi.

Pelapor, Jumadi, warga Ngolodono, mengatakan, ADD 2008 sesuai musyawarah antara aparat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat seharusnya dialokasikan untuk rabat atau pembangunan cor beton di Dukuh cangakan senilai Rp 8,6 juta dan Dukuh Bitaran Rp 9,5 juta. Selain itu, ADD dipakai untuk pembinaan karang taruna Rp 800.000 dan sisanya dimasukkan dalam kas desa.

“Tapi belakangan diketahui kalau uang yang diberikan kepada penanggung jawab proyek tak sesuai dengan jumlah yang disepakati,” urainya di Kantor Kejari. Menurutnya, dana rabat cor beton di Cangakan hanya diserahkan Rp 6 juta sedangkan di Bitaran diberikan Rp 5 juta. Sementara, dana karang taruna diketahui tak tersalurkan.

Sementara, Kades Ngolodono, Sugiman saat dimintai konfirmasi membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, bantuan ADD digunakan sesuai peruntukannya dan sudah dipertanggungjawabkan dalam rapat desa. “Pada saat rapat pertanggungjawaban ADD, lima dari sembilan anggota BPD sudah menyetujui sedangkan sisanya termasuk Pak Jumadi tidak bersedia menandatanganinya,” jelasnya.

Menurut Kades, pihaknya telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut dengan minta difasilitasi oleh Camat Karangdowo. Sebab menurutnya, masalah itu mencuat lantaran beda pendapat semata. Namun sampai saat ini, belum ada titik temu. Terkait laporan yang disampaikan ke Kejari, Sugiman mengatakan hal itu merupakan hak pelapor.

rei

CAD Operator, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…