Rabu, 14 April 2010 09:50 WIB Hukum Share :

Guru mengaji cabuli muridnya

Palembang — Dua korban pencabulan yang dilakukan seorang guru mengaji bernama Joko Rusminto (26), warga Jalan Kebun Bunga Lrg Seroja RT 15 RW 5, Kelurahan Kebun Bunga Sukarami, melapor ke Kepolisian Kota Besar Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (13/4).

Bersama orangtuanya masing-masing, SK (8) ditemani ibunya, Lina (50), warga Kompleks Kebun Bunga, serta korban M (5) bersama ibunya, Eli (50), melaporkan Joko ke Poltabes Palembang. Menurut keterangan Eli, dirinya cemas setelah membaca koran mengenai pencabulan yang dilakukan Joko.

“Anakku juga mengaji di Mushala Al Mi’raj. Waktu aku tanya sama anakku, dia cerita bahwa dia juga dicabuli,” ujar Eli, yang anaknya baru delapan bulan mengaji di tempat tersebut. Mereka dicabuli saat akan berwudu. Lalu, Joko mengajarkan para murid perempuan mengaji sambil meraba-raba kemaluan korban.

“Anak aku ngomong, bahwa jari Joko dimasukin ke kemaluan anak aku,” ujar Eli. Lina berkata yang sama, anaknya telah mengaji di tempat tersebut selam tiga tahun.

“Anak aku ngomong, bahwa kemaluannya dipegang-pegang oleh Joko, disuruh buka celana, dimasukin jari. Bahkan, pernah kemaluan Joko coba dimasukin, tapi tidak masuk,” kata Lina. Korban mengatakan, mereka tidak tahu bahwa mereka saat itu sedang dicabuli.

Kapoltabes Palembang Komisaris Besar Luki Hermawan melalui Wakasat Reskrim AKP Hans Rakhmatulloh telah menerima laporan tersebut dan kini dalam proses penyelidikan.

kompas.com/ tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…