Rabu, 14 April 2010 15:52 WIB News Share :

Golkar kaji soal Hak Menyatakan Pendapat

Jakarta–Hak Menyatakan Pendapat soal kasus Century terus bergulir di DPR. Namun Partai Golkar masih mempertimbangkan dan mengkaji penggunaan hak tersebut meski menilai usulan itu sudah tak terbendung.

Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR Setya Novanto, Rabu (14/4) mengaku, fraksinya sedang mengkaji penggunaan hak menyatakan pendapat atas kasus Century. Setya menilai penggunaan hak menyatakan pendapat sudah tidak terbendung.

“Yang itu memang saya melihat dengan seksama, yang ada memang nggak bisa ditahan rupanya. Dan itulah yang kita pikirkan di fraksi,” kata Setya kepada wartawan di Gedung DPR.

Menurut Setya, saat ini FPG sedang mempertimbangkan penting atau tidaknya penggunaan hak menyatakan pendapat. Golkar sedang mendesak DPR membentuk tim pengawas rekomendasi.

“Ya kalau dari Partai Golkar, kita selalu mengadakan koordinasi dengan pihak lain. Sehingga apa yang diinginkan teman-teman akan kita dalami,” terang Setya.

Saat ditanya soal sikap FPG terhadap penggunaan hak menyatakan pendapat, anggota Komisi III DPR ini hanya menjawab diplomatis.

“Nanti dalam waktu dekat, kita akan memutuskan sikapnya. Kita sangat hati-hati dalam hal ini,” tutupnya.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
GRIYA BAMBU KUNING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…