Rabu, 14 April 2010 10:14 WIB Sport Share :

Chelsea semakin dekat ke tangga juara

London— Chelsea berhasil melebarkan jarak dengan Manchester United menjadi empat poin usai menundukkan tamunya Bolton dalam lanjutan Liga Primer, Rabu (14/4) dini hari. Gol tunggal tuan rumah dicetak Nicolas Anelka tiga menit sebelum turun minum.

Sukses ini membuat The Blues mengoleksi 77 poin, unggul empat poin bersih dari MU setelah menjalani 34 laga. Dengan sisa empat pertandingan lagi, Klub milik raja minyak asal Rusia ini semakin dekat ke tangga juara.

Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Chelsea langsung mengambil inisiatif menyerang. Tempo permainan berlangsung cepat. Ketatnya lini per lini membuat kontak fisik kerap terjadi.
Di menit ketujuh kapten John Terry terlihat kesakitan usai memblok tendangan Kevin Davies, namun jangkar Inggris ini akhirnya mampu melanjutkan pertandingan.

Sementara itu kepala Zhirkov sempat bocor setelah beradu dengan Davies di menit 18. Sundulan Salomon Kalou hasil bola muntah tendangan bebas Drogba juga melebar di menit 24.
Menit 37 lagi-lagi tendangan Drogba dari bola mati masih melebar di sisi kanan gawang tim tamu yang dikawal Jaaskelainen.

Namun tiga menit sebelum turun minum, Anelka akhirnya membuka skor dengan tandukannya setelah menerima umpan silang Drogba dari sayap kiri, 1-0 untuk Chelsea dan bertahan hingga turun minum.

Gol tunggal Anelka tadi bertahan hingga pluit panjang berbunyi. Sukses ini membawa The Blues mengoleksi 77 poin, unggul empat poin bersih dari MU setelah menjalani 34 laga. Sementara bagi Bolton, kekalahan ini memaksa mereka tetap menghuni peringkat 15 klasemen dengan raihan 32 poin.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….