Selasa, 13 April 2010 20:28 WIB News Share :

Tuntut penuntasan kasus Untung Wiyono, Forkos demo di Mapolda

Semarang (Espos)–Forum Komunikasi Organisasi Kepemudaan Sragen (Forkos) dan elemen masyarakat Sragen lainnya, kembali menggelar demo di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jateng  Jl Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (13/4).

Mereka yang datang menggunakan dua bus besar dan beberapa mobil, menuntut penuntasan kasus dugaan ijazah palsu Bupati Untung Wiyono.

Dua spanduk warna merah dan putih ukuran besar dibentangkan pengunjuk rasa di depan pintu gerbang masuk Mapolda bertuliskan ‘Bupati Sragen Penipu dan Pembohong Pemalsu Ijazah, Usut tuntas Korupsi Pemkab Sragen’.

Puluhan aparat kepolisian membuat pagar betis di depan pintu gerbang, mengadang pengunjuk rasa memasuki Mapolda. Polisi hanya membolehkan beberapa perwakilan Forkos, antara lain Utariono, Mahmudi Tohpati, Taufik, Benyamin, dan Nariyo masuk ke dalam Mapolda.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Joko Erwanto mewakili Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo, menerima perwakilan pengunjuk rasa.

Mahmudi Tohpati merasa kecewa dengan sikap Polda Jateng yang tak kunjung menuntaskan penanganan kasus ijazah palsu Bupati Sragen, Untung Wiyono.

“Sampai sekarang penanganan kasus ijazah palsu Untung Wiyono tak ada perkembangan, padahal 21 orang saksi telah diperiksa,” katanya usai pertemuan.

Kabid Humas Polda Jateng, Joko Erwanto menyatakan penyelidikan kasus ijazah palsu Bupati Sragen masih terus berjalan. “Tak dihentikan, penyelidikan terus jalan dengan meminta keterangan saksi-saksi,” kata dia.

Merasa tak puas dengan kinerja Polda Jateng yang dinilai lamban, Forkos yang beranggotan antara lain, FKPPI, Barindo, Pemuda Pancasila, dan organisi kepemudaan lainnya akan melaporkan kasus tersebut ke Mabes Polri di Jakarta.

oto

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…