Selasa, 13 April 2010 20:53 WIB News Share :

Sidak bocor, Komisi B tak temukan beras apek

Semarang (Espos)–Komisi B DPRD Jateng, bidang perekonomian melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah gudang milik Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), antara lain Demak, Kendal, dan Pati.

Menurut Sekretaris Komisi B, Yahya Haryoko, Sidak dilakukan untuk memastikan kualitas beras yang disimpan di gudang Bulog kualitasnya baik, sehingga tak merugikan masyarakat.

“Anggota komisi B dibagi beberapa kelompok dan secara serentak melakukan Sidak ke Demak, Kendal, dan Pati,” katanya di Semarang seusai melakukan Sidak dari Demak, Selasa (13/4).

Dari hasil Sidak di gudang Bulog 103 Demak, lanjut ia, tak menemukan adanya beras yang kualitasnya kurang baik, berbau apek serta tak layak konsumsi.

“Mungkin sudah bocor, sehingga saat kami mengecek ke dalam gudang berasnya baik semua,” kata anggota Dewan dari FPPP.

Kepala Gudang Bulog Demak, Lukmandono menyatakan, masih banyak beras petani yang tak memenui syarat yang telah ditentukan Bulog. Dia mencontohkan, butir patahan cukup tinggi melebihi batas maksimal 20%, demikian pula kadar air masih melebihi 14%.

“Kalau kami memaksakan membeli beras itu, kualitasnya cepat menurun sehingga tak bisa disimpan lama di gudang,” papar dia.

Terpisah Ketua Komisi B DPRD Jateng HM Wasiman yang memantau gudang Bulog di Kendal ketika dikonfirmasi mengungkapkan tak menemukan adanya beras apek.

oto

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…