Selasa, 13 April 2010 11:37 WIB News,Hukum Share :

Polisi tembak mati teroris Poso

Jakarta — Polisi menembak mati seorang teroris bernama Enal Tao alias Ridwan alias Haris (38) saat penggerebekan di daerah Baruna Jaya, Aceh Besar. Haris diduga terlibat sejumlah aksi teror di Poso, Sulawesi Tengah, tahun 2005-2006 .

“Dia buronan teroris Poso. Salah satunya kasus mutilasi tiga orang,” ucap Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Brigjen Tito Karnavian ketika dihubungi wartawan, Selasa (13/4).

Tito mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga mengenai keberadaan Haris. Saat akan ditangkap, Haris melawan dan terpaksa ditembak. Namun, Tito enggan menjelaskan kronologis lengkap serta barang bukti apa yang disita dari tangan tersangka.

“Kronologis akan dijelaskan di Polda Aceh,” ucap Tito

kompas.com/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…