Selasa, 13 April 2010 14:28 WIB News Share :

Pembangunan jembatan Selat Sunda dimulai 2012

Jakarta— setelah suskes membangun jembatan Suramadu (Surabaya-Madura), pemerintah berencana membangun Jembatan Selat Sunda (JSS). Rencananya pembangunan JSS akan dimulai pertengahan 2012 dan diprediksikan selesai sekitar 2017-2018.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy S. Priatna menyatakan, pihaknya akan melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) terkait proyek JSS selama kurang lebih 1,5 tahun.

“Saya kira paling cepat FS dulu, 1,5 tahun, terus desain,” ujarnya di Kantor Menko Perekonomian, Selasa (13/4).

Ia memperkirakan, dengan tuntasnya studi kelayakan, pembangunan JSS akan bisa dimulai pada pertengahan tahun 2012. “Sehingga 2012 awal baru bisa dibangun. Pertengahan lah, sehingga selesai 2017-2018. Sekarang kan baru pre-FS,” ungkapnya.

Ia memaparkan, saat ini masih belum dibentuk kelompok kerja (working group) karena masih menunggu keputusan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

“Tim nasional sudah ada, pakai Perpres. Tapi harus membentuk working group yang pakai keputusan Menko. Mudah-mudahan minggu depan sudah keluar,” ujarnya.

Kendati pembiayaannya masih belum diputuskan, apakah akan melalui mekanisme public private partnership (PPP) atau bukan, namun secara pribadi ia mengatakan kemungkinan menggunakan pinjaman dari China adalah mustahil.

“Tidak, saya kira tidak mungkin. Jadi Pak DJoko mengatakan kalau bisa sama China, tapi kalau pinjaman US$10 miliar, itu besar sekali. Nanti semua nggak kebagian nanti. Ini kan, diarahkan untuk PPP. Tapi belum. Jadi saya kira keputusannya nanti setelah tim ini bekerja, nanti ujungya apakah PPP oleh investor atau pemerintah,” ujarnya.

inilah/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…