Selasa, 13 April 2010 18:08 WIB News Share :

Susno
Saya bukan mau lari ke luar negeri

Jakarta--Eks Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji dijemput paksa saat akan bertolak ke Singapura. Susno menegaskan tujuannya ke Singapura untuk check up, bukan mau lari.

“Saya bukan mau lari ke luar negeri. Saya bukan perampok, teroris. Hanya mau check up. Kalau sudah selesai, saya sukarela pulang,” kata Susno yang ditemui saat tengah terbaring di tempat tidurnya, di kamar pribadinya di lantai 2, Jalan Cibodas, Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/4).

Susno mengatakan, banyak polisi yang pergi ke luar negeri. “Banyak polisi kok yang ke luar negeri. Kalau dinas memang harus izin,” ujar dia.

Saat ditangkap Propam, Bapak bilang apa? “Saya bilang, saya bukan rampok, bukan koruptor,” kata Susno.

Susno ditangkap oleh sekitar empat orang Provost di Bandara Soekarno-Hatta. Susno sempat menolak saat anggota Provost menjemputnya dari bandara. Namun, akhirnya Susno mau dan mengikuti proses pemeriksaan di Mabes Polri. Usai diperiksa, Susno diperbolehkan kembali ke kediamannya di Cinere, Depok.

Menurut informasi yang dikumpulkan, ada sebuah tim Propam yang sudah dipersiapkan khusus untuk memantau gerak-gerik Susno. Mungkin saja, tim inilah yang dikeluhkan Susno karena selalu mengikutinya.

dtc/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…