Selasa, 13 April 2010 18:06 WIB Sukoharjo Share :

Meski terancam longsor, warga Malangan bertahan

Sukoharjo  (Espos)--Sejumlah warga Dukuh Malangan RT 01/RW VIII, Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu masih bertahan menempati rumah mereka kendati terancam longsor. Hingga kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo belum melakukan upaya relokasi kendati kondisi rumah warga di wilayah tersebut kian membahayakan.

Kepala Desa Kedungsono, Supriyadi mengatakan, kondisi rumah yang terancam longsor di desanya saat ini semakin parah. Kerusakan rumah milik Warno yang semula terjadi di bagian belakang dan telah disangga bambu, kini melebar ke bagian timur lantaran tembok rumah nyaris ambruk.

“Kami sudah meminta keluarga yang rumahnya terancam longsor untuk pindah karena jika tetap ditempati bisa bahaya dan tidak aman, tapi sampai sekarang mereka masih menempati rumahnya, pernah menumpang di tempat saudara tapi akhirnya kembali lagi,” terangnya kepada Espos, Selasa (13/4).

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan kondisi semakin parahnya ancaman longsor di wilayah Dukuh Malangan akibat tergerus arus sungai, pihaknya berharap bantuan dari Pemkab Sukoharjo. Apalagi, katanya, tim dari Pemkab selama ini telah turun tangan mengecek ke lokasi.

“Kami mengharapkan sekali Pemkab mau membantu relokasi, sebab terus terang kami dari desa tidak bisa membantu karena terkendala tidaka adanya dana,” katanya.


ufi

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…