Selasa, 13 April 2010 15:33 WIB Solo Share :

Jo-Dy dan Wi-Di akan ikuti debat publik

Banjarsari (Epsos)–Dua pasangan calon walikota-wakil walikota Solo akan mengikuti debat publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo dalam rangkaian kampanye Pilkada di Taman Budaya Surakarta (TBS), Rabu (14/4) besok.

Dalam debat pertama pada tahapan kampanye ini, akan mengambil tema ‘Agenda Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat’. Anggota KPU Bidang Hukum dan Pengawasan, Untung Sutanto menjelaskan, debat tersebut akan menampilkan tiga panelis yaitu Mulyanto, Drajat dan Sudarmo.

“Temanya soal peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kalau Pak Mulyanto akan menyoroti soal ekonomi, Pak Drajat soal sosiologi perkotaan dan Pak Sudarmo terkait reformasi birokrasi dan kebijakan publik,” ungkap Untung kepada wartawan di Kantor KPU Solo, Selasa (13/4).

Dia menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dua tim kampanye dari Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo (Jo-Dy) dan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Wi-Di) mengenai teknis pelaksanaan debat. Untung mengungkapkan, teknis pelaksanaan debat diawali dengan pemaparan dari dua pasangan Jo-Dy dan Wi-Di selama tiga menit.

Dia menyatakan, masing-masing pasangan calon hanya boleh membawa pendukung maksimal 100 orang. Untung menambahkan, totalnya ada 500 undangan yang datang dalam debat itu di antaranya organisasi kemasyarakatan (Ormas), pemantau, LSM dan LPMK.

dni

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…