Selasa, 13 April 2010 15:52 WIB Issue Share :

Dua personel hengkang, Radja bantah bubar

Jakarta — Keluarnya dua personel Radja, Indra dan Seno tidak membuat Radja bubar. Malah, menurut Moldy, Radja tengah bersiap melempar single terbaru.

“Tenang saja, Radja masih ada. Malah kami ingin melahirkan single terbaru judulnya Maaf,” terang Moldy saat dihubungi via telpon di Jakarta, Selasa (13/4).

Indra, pembetot bas dan Seno, penabuh drum resmi mengundurkan diri dari Radja sejak 1 April lalu. Kabarnya, keluarnya dua personel itu karena pembagian jatah yang tidak adil. Selain itu juga, dominasi Ian Kasela dan Moldy menjadi penyebab lainnya.

“Kalau kami tidak melarang orang untuk berkembang. Kalau gue lihat Indra ingin berkembang, mungkin ingin sesuatu yang berbeda, mungkin juga sudah jenuh dengan Radja,” tukas Moldy.

Moldy membantah kalau mundurnya Indra dan Seno karena pembagian royalti yang tidak merata. Karena urusan royalti, Moldy mengaku tidak tahu menahu.

“Kalau masalah royalti, itu urusan manajemen, gue nggak ngerti. Kalau gue kan ingin selalu menyemangati Radja, istilahnya, manajemen itu orang tertua,” sambung Moldy.

Meski kini hanya tinggal berdua, namun Moldy menegaskan Radja tidak akan bubar. Untuk kedepannya seperti apa, Modly menyerahkan segala sesuatunya kepada manajemen.

“Kami belum tahu mau bagaimana dengan posisi yang tersisa ini, kan yang mengatur manajemen juga, kalau kami, mau berkarya saja. Kami tetap eksis di blantika musik dengan menciptakan lagu,” katanya.

inilah/ tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…