Selasa, 13 April 2010 17:40 WIB Solo Share :

DKK Solo usulkan 98 pegawai baru

Solo (Espos)--Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo mengusulkan tambahan pegawai negeri sipil (PNS) 98 orang untuk mengimbangi berbagai perubahan yang kini dilakukan instansi tersebut.

Salah satu perubahan yang dipastikan bakal menyedot banyak pegawai adalah perubahan status Puskesmas Gajahan menjadi Puskesmas yang melayani rawat inap. Selain itu, puluhan pegawai tersebut juga dibutuhkan untuk mengganti pegawai yang mulai memasuki masa pensiun.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih menerangkan, pihaknya tengah fokus dalam upaya menerapkan konsep pelayanan kesehatan berjenjang. Konsep itu mengatur penanganan pasien berdasarkan tingkat keluhan sakit. Jika pasien hanya membutuhkan one day care, maka pasien cukup dilayani di Puskesmas.

“Kami mendorong Puskesmas tidak hanya dikenal masyarakat, melayani ‘pusing, kesel dan masuk angin’. Tapi Puskesmas juga melayani ibu bersalin dan rawat inap untuk one day care. Ke depan kami harapkan setiap Puskesmas memiliki paling tidak satu SKM (Sarjana kesehatan masyarakat-red), untuk menangani upaya preventif dan promotif,” terang Ning, sapaan akrabnya, saat ditemui wartawan, seusai pertemuan dengan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait membahas rencana pembangunan Puskesmas Gajahan, di Balaikota, Selasa (13/4).

tsa

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…