Selasa, 13 April 2010 17:05 WIB Karanganyar Share :

DAS Bengawan Solo dihijaukan

Karanganyar (Espos)–Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo akan dihijaukan dengan menanami berbagai jenis bibit pohon. Bibit yang akan ditanam di lokasi tersebut yakni jenis tanaman rakyat.

“Pohon yang punya nilai produksi tinggi dan berdaya guna, sehingga bisa memberikan dampak ekonomis terhadap masyarakat,” kata Agus Sudarto, Ketua Lingkar Rimba Lestari, selaku panitia pelaksana Indonesia Menanam 1 Miliar Pohon dalam jumpa pers di Ruang Podang I Gedung Setda Karangayar, Selasa (13/4) siang.

Terpilihnya DAS Bengawan Solo sebagai lokasi penghijauan lantaran daerah tersebut kini sangat kritis. Jika banjir, banyak menelan korban. Selain itu juga banyak dari kawasan sungai itu yang sudah rusak. Ditegaskan Agus, kondisi itu juga terjadi di DAS Ciliwung dan Citarum. Karena itu, pihaknya menggandeng Kementerian Kahutanan, Pemerintah Karanganyar dan SOLOPOS sebagai media partner kampaye penghijauan itu.

Perlunya penyelamatan di DAS Bengawan Solo karena dua per tiga penduduk Indonesia ada di Pulau Jawa. Sedangkan sungai terbesar di Jawa yakni Bengawan Solo, yang menjadi representasi sungai di Jawa.
Agus menerangkan, saat ini Indonesia memiliki 125 juta hektar hutan. “40 Persennya mengalami kerusakan,” ungkapnya. Karena itu, dalam kampanye Indonesia Menanam 1 Miliar Pohon pada Kamis (15/4) nanti akan berlangsung di dua tempat, yakni alun-alun Karanganyar dan di sekitar Jembatan Jurug.

m87

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…